Berbagi Payung

Standard

Rainy season love story,

Hehe, baru dapet inspirasi tadi pagi. Mirip-mirip judul film ya: Berbagi Suami.

Kali ini inspirasinyakarena tadi pagi hujan dan aku berpikir, kenapa ngga kita buat cerita mengenai sepasang kekasih yang berbagi payung saat hujan selama 4-5 jam. Selama 4-5 jam merek berpayung dan berjalan dalam hujan, banyak terjadi percakapan di antara mereka.

Well, aku juga belum apet pikiran mau di bwa kemana arah cerita ini. Sulit sekali membuat tulisan dari kehidupan selama 4-5 jam saja. Tentunya harus banyak berinspirasi dan memampatkan ceritanya.

Kalau teman-teman ad inspirasi atau ide cerita, tolong disumbangkan ke sini ya.

Thanks, Reiza

About Mohammad Reiza

I first started blogging on wordpress in November 2006 that you can find at mohammadreiza.com and later in January 2007 I added another blog at reizamohammad.wordpress.com and I just recently added another blog in May 2013 at reizamonologues.wordpress.com

9 responses »

  1. Khalifah ke-2 Umar pernah berkata:
    Karakter manusia itu bisa diketahui dari 3 perkara:
    1. saat berhutang dengannya
    2. saat menjadi tetangga
    3. saat seperjalanan dengannya

    Nah, yang ke-3 itu cocok untuk dijadikan ide cerita, dimana ada pasangan baru yang secara tidak sengaja mengalami insiden kehujanan. Dimana mereka disana selama 5 jam bersama menghabiskan waktu untuk mengungkapkan asal usulnya, ketahuan belangnya, dan saat puncaknya kelelahan, seseorang tidak mau berbagi payung dan pada saatnya payung itu terbang menutup isi cerita kisah kehidupan bersama selama 4 jam. Dari situ mereka benar-benar paham karakter masing-masing, dimana saat puncak kelelahan dan kedinginan, seseorang secara tidak sengaja menungkapkan dirinya sendiri….

    Daaaan…, untuk kisah selanjutnya? Kita tunggu dari Bung Reiza…

  2. Azmi,

    Terima kasih banyak ya komennya. Idenya boleh juga. Ya, lebih baik memang begitu, karena akan lebih mantap dan padat ceritanya kalau kedua orang belum saling kenal sebelumnya. Aku suka bagian terkahir yang payungnya terbang (ditiup angin?) untuk mengakhiri cerita mereka selama 5 jam.

    Okay, nanti aku akan lanjutkan pengembangan ceritanya dengan menggunakan salah satu ide kamu.

    Thanks, Reiza

  3. Aku suka cerita yang gantung, setelah klimaks, tiba2 penutupan cerita:


    Dan anginpun bertiup, membawa payung yang menaungi mereka, membawa kenangan mereka selama 5 jam yang mempengaruhi hidup mereka selanjutnya…..

    Tamat

    just an input

  4. hehe..
    yang di bus itu masih kepikiran ya?

    Ima lebih suka kalo kedua orang tadi tidak saling kenal dulu lah..dan lebih suka lagi kalo happy ending.

  5. Azmi, Ima,

    Makasih ya saran dan idenya. Nanti aku akan gabungkan ide dan saran kalian untuk jalan cerita lebih lanjutnya. aku sih maunya juga happy ending, yang akhirnya mereka berdua jadian. Tadi ada yang ngasih saran, gimana kalo itu melibatkan tukang ojeg payung yang ganteng, terus ceweknya tuh baru turun dari bis. hehe

    Cheers, Reiza

  6. Cerita gini aja rei….Cerita ttg co+ce kan!…ya udah ceritanya mereka ketemunya di halte bus aja…jadi mereka tuch kan sebenarnya temen sekampus tuch tapi ga pernah ketemu coz kampus nya gede bgt gt dech (mang PU!!!. Jadi pertama kali ketemuannya ya di halte bus itu…jadi ceritanya co itukan lagi nunggu bus ya di halte…eh pas ujan si cewek dateng lari2an gt and langsung ke halte bus itu juga…dan di halte bus itu cuma ada mereka berdua gt dech (cieee…). Si cowok cuma senyum doang pas pertama kali liat cewek itu…karena busnya ga dateng2 si cowok memutuskan utk pergi ke halte yang laen…eh kebetulan dia bawa payung gt…tapi pas mau pergi dia jadi bingung masa mau ninggalin cewek itu sendiri di halte…jadi dia tanyalah si kamu mau pulang ya? kata si cewek iya…emang klo pake bus berapa lama kata cowok itu gt…kt si cewek klo ga macet ya 30 menit gt..kt si cowok berarti klo jalan kaki sekitar 1 jam dong, gimana klo aku anter aja, tapi kamu keberatan ga klo sepayung ma aku?…to be continue… `!!!

  7. rei….
    kalo yang berbagi payung nih…
    palingan bisanya dikemas dalam film pendek berdurasi 20-30 menit aja….
    mengingat betapa singkatnya 4 ato 5 jam itu…..
    tapi emang bener agak susah sih wujudinnya…kan mesti dikemas dengan semenarik mungkin…baik itu …..menekannkan ke kesedihannya…ato kelucuannya…ato hal lainnya…yang penting fokux…..

  8. Chika,

    Makasih ya komen dan sarannya. Ya, tampaknya memang sulit banget mengungkapkan cerita yang terjadi selama 4-5 jam dala msebuah novel pendek setebal 120 halaman A5. Ya, hanya sekedar inspirasi, kalau misalnya nanti bukunya bisa diwujudkan, ya itu berkat dukungan kalian. hehehe. Khan ada tuch film yang memuat kehidupan Isa Almasih 24 jam terkhir sebelum dia disalib. hm…kalao 4-5 jam, gimana jadi ceritanya ya?

    Thanks anyway, Reiza

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s